Misteri dan Rahasia Freemason

Misteri Tersembunyi dan Rahasia yang Hilang,


Apakah Freemasonry penyebab konspirasi liar yang begitu banyak akhir - akhir ini ? Apakah mereka konspirator dari Tatanan Dunia Baru yang akan datang ? Atau apakah ini hanya satu dari sekian banyak teori konspirasi radikal yang disebarkan oleh orang-orang yang suka mengarang cerita liar ?

Apakah sejarah panjang mereka yang konon menelusur kembali selama ribuan tahun telah diciptakan dan dirangkai kembali ? Atau persaudaraan ini benar-benar ada sebagaimana cerita kuno seperti yang mereka klaim ? Mengapa mereka memiliki rahasia ? Apa yang mereka menyembunyikan ? Apakah mereka berpikir bahwa mereka memiliki pegangan pada kebenaran sejati ?

Banyak orang yang terlalu ingin tahu tentang persaudaraan misterius dan rahasia dari Freemason. sehingga menarik minat beberapa orang terutama mereka penganut teori konspirasi untuk menyelidiki pertanyaan-pertanyaan dan berusaha untuk mengungkap kebenaran.

Pertama mari kita fokuskan pada sejarah pembuatan Freemasonry yang pastinya sebuah masyarakat rahasia bagi mereka yang mungkin tidak pernah tahu kita dapat menemukan banyak informasi tentang Freemasonry di perpustakaan, toko buku, atau sumber online, dan berbagai publikasi yang mereka sebarkan, apakah itu informasi tentang filosofi mereka, jabat tangan, tanda, grip, alat, ritual, simbolisme, sejarah, dll itupun jika kita percaya apa yang kita baca. karena kemungkinan besar rahasia terdalam mereka akan tetap tersembunyi dari masyarakat, namun ada yang mengatakan potongan-potongan kecil telah bocor, baik sengaja atau oleh anggota yang terdorong untuk berbicara, kecuali mereka sengaja menyebarkan propaganda palsu, karena cukup sering perkumpulan rahasia menggunakan disinformasi dalam upaya untuk memuaskan publik, sementara masih menyembunyikan rahasia mereka lebih dalam.

Freemason mengklaim tidak ada rahasia nyata dalam persaudaraan mereka, bahwa setiap rahasia sebenarnya di depan mata dan diungkapkan dalam publikasi yang mana anda dapat menemukan hampir di mana saja, simbol dalam ritual mereka, kostum, bangunan, peralatan, artefak lainnya dan perlengkapan, dll Mereka mengatakan hanya password tertentu dan tanda-tanda keanggotaan adalah rahasia, dan tidak lebih bahwa segala sesuatu yang lain yang terungkap. Tapi mungkin keterbukaan ini hanyalah tipuan, untuk menutupi rahasia mereka yang sebenarnya. Mungkin kita tidak akan pernah tahu. yang pasti anda harus menjadi seorang Freemason untuk mengetahui dengan pasti, dan belajar rahasia lebih dalam dengan waktu bertahun-tahun.

Salah satu misteri paling misterius di balik Persaudaraan Freemasonik adalah legenda bahwa para pendiri sejati dari freemason adalah imam misterius keluarga Rex Deus (Tuhan Raja). Garis keturunan mereka dapat ditelusuri kembali ke Ibrani kuno, dan terutama Raja Daud, dan kembali ke Kuil kuno Yerusalem. Keyakinan adalah bahwa Rex Deus keluarga juga keturunan dari keluarga Yesus. Legenda tertentu mengklaim bahwa Yesus dan Maria Magdalena telah menikah dan melahirkan anak, maka, mereka menciptakan garis keturunan kerajaan Kristus. 

Namun klaim dari kebanyakan gereja Kristen dengan tegas mencela, mengatakan gagasan seperti itu adalah menghina Tuhan, meskipun banyak pikiran terbuka dari beberapa orang menerima kemungkinan ini. Sangat mungkin anggota pertama dari perintah ini adalah bagian dari keluarga Deus Rex. Mungkin banyak keturunan orang Craftmasons awal dilakukan ini garis keturunan suci, dengan itu, beberapa anggota Freemasonry hari ini mungkin membawa darah Yesus.

Bahkan, simbolisme Rex Deus ditemukan dalam ukiran berbagai Roslyn Chapel di Skotlandia, serta banyak gereja dan katedral di Eropa, namun mereka biasanya dinyatakan sebagai simbol Templar, dan kemudian digunakan dalam Freemasonry. Tapi banyak yang mengklaim bahwa ini membuktikan Rex Deus adalah garis keturunan pendiri utama dari apa yang segera menjadi Freemasonry.

Juga ada klaim bahwa tradisi Rex Deus dipengaruhi Johann Valentin Andreae yang diduga menulis sastra misterius yang membantu dalam pengembangan tradisi Rosicrucian. Jadi, tampak jelas bahwa Freemason tidak memegang rahasia tertentu dan misteri, dan mereka menyebarkan disinformasi untuk melindungi rahasia terdalam mereka. kita tidak akan pernah mengetahui rahasia pengetahuan Freemasonik dengan valid dan yang bisa kita lakukan adalah terus menggali untuk kebenaran dari masalah ini.

Dengan itu, mari kita mempersiapkan diri untuk pertanyaan berikutnya: Apakah asal dari Freemason ? Apakah benar persaudaraan kuno menjadi tuntutan mereka ? Bersambung kecatatan Selanjutnya

Badai Matahari Menuju Bumi

Badai matahari besar akan kembali melanda bumi akibat ledakan yang terjadi di permukaan matahari. Seperti diwartakan The Sun, sejumlah besar partikel matahari diramalkan menuju ke bumi dengan mengirimkan badai magnetik yang sangat besar.

Daerah dekat kutub diramalkan tempat terjadinya badai yang sangat intens. Akibat badai matahari itu, bisa mengganggu komunikasi satelit setelah aliran radiasi dari matahari memantul di medan magnet bumi. NASA mengatakan letusan itu bisa menyebabkan terganggunya jaringan listrik, GPS, satelit dan penerbangan. Selain itu, badai matahari ini juga bisa mengganggu komunikasi satelit setelah aliran radiasi dari matahari memantul di medan magnet bumi.

''Dengan adanya badai radiasi yang berlangsung, operator satelit bisa mengalami kesulitan, dan mungkin ada dampak juga untuk frekuensi tinggi komunikasi di daerah kutub," kata Doug Biesecker, seorang fisikawan di Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa di Colorado, AS.

Di Australia, efek badai ini diprediksikan akan lebih ringan, seperti gelombang cahaya kejut beberapa waktu sebelum pukul 09:00 pagi, Rabu waktu setempat.  ''Ini bisa menyebabkan beberapa masalah dengan gelombang pendek radion di beberapa frekuensi, dan operator jaringan listrik telah diperingatkan, serta mereka dapat mengkompensasi untuk efek itu,'' kata Dave Neudegg, manajer Layanan Prediksi Ionosfer Australia.

Badai matahari yang merupakan fenomena alam itu membuat keindahan aurora borealis atau Cahaya Utara terlihat lebih jelas. namun sayang, fenomena itu mungkin tidak dapat dinikmati oleh kebanyakan orang.

Tempat Siksaan dan Balasan

Secara harfiyah, neraka artinya api, yakni tempat siksaan dan balasan bagi orang yang tidak beriman kepada Allah swt dan berbuat dosa dalam kehidupannya di dunia. Agar tumbuh ke dalam jiwa perasaan takut kepada neraka, menjadi penting bagi kita semua memahami hakikat neraka yang sesungguhnya, karena memang tidak ada yang bisa membahasakan dahsyatnya penderitaan di neraka, sebagaimana tidak ada yang bisa membahasakan kenikmatan surga.

Paling tidak, ada delapan hal yang harus kita perhatikan untuk memahami hakikat neraka.

1. Panas Yang Tidak Terkira.

Azab dan siksa Allah dalam kehidupan akhirat merupakan sesuatu yang sangat dahsyat dan tidak bisa dibayangkan sedikitpun, begitu juga sebenarnya kenikmatan yang diberikan Allah kepada penghuni surga. Salah satu gambaran yang dikemukakan Rasulullah saw dalam hadits tentang betapa dasyatnya siksa neraka adalah perbandingan panasnya api dunia dengan api di akhirat, beliau bersabda:

Apimu (yang kamu semua menyalakannya di dunia) ini adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya neraka jahanam, setiap bagian sama suhu panasnya dengan api di dunia ini (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi).

Karena begitu panasnya api neraka ini, ia berkobar dan mengelupaskan kulit kepala, sesuatu yang amat mengerikan sebagaimana firman-Nya: Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala (QS. Al-Ma’arij [70]: 15-16).

Untuk menggambarkan pedihnya penderitaan di neraka, penghuninya tidak hanya dibakar sampai kulit kepala, tapi juga sampai ke hati, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt: (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati, sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikatpada tiang-tiang yang panjang (QS. Al-Humazah [104]:6-9)

Adapun panasnya api neraka yang sedemikian dahsyat ternyata bahan bakarnya adalah manusia dan batu, Allah swt berfirman: Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) – dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir (QS. Al-Baqarah [2]:24)

Rasa panas yang tidak terkira tidak hanya berupa api, penghuni neraka juga akan disiram dengan air yang sangat panas yang bisa tembus sampai ke perut dan menghancurkan isinya, di dalam kitab hadits sunan Tirmidzi, Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya air mendidih disiramkan atas kepada mereka (penghuni neraka), lalu air yang mendidih itu menembus hingga sampai diperutnya kemudian memotong apa yang ada di dalam perutnya hingga keluar dari kedua telapak kakinya dalam keadaan cair, kemudian dikembalikan seperti semula (HR. Tirmidzi).

Disisi lain, masalah siksa neraka yang tak terbayangkan dahsyatnya adalah dari segi waktu yang berabad-abad lamanya, bahkan mereka kekal di dalamnya, Allah berfiman: “Sesungguhnya neraka jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan dan (tidak pula) mendapat minuman, selain air yang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal. Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab, dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya. Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakanlah. Dan segala sesuatu telah kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain azab“. (QS. An Naba [78]: 21-30).

Untuk memberi gambaran dahsyatnya neraka, ternyata Rasulullah saw memberi ilustrasi tentang siksa neraka yang paling ringan, meskipun siksa yang ringan ini juga sudah sangat berat untuk dirasakan, beliau bersabda:

Azab yang paling ringan di neraka pada hah kiamat ialah dua butir bara api di kedua telapak kakinya yang dapat menembus otak (HR. Tirmidzi).
2. Bau Busuk Yang Menyengat.

Selain panas yang tidak terkira, penghuni neraka juga akan mencium bau yang sangat tidak sedap, bau yang tidak bisa dikira lagi sehingga Rasulullah saw memberikan ilustrasi dalam sabdanya:

Seandainya satu timba berisi nanah yang mengalir dari penghuni neraka menimpa kehidupan dunia, niscaya penduduk dunia menjadi busuk baunya (HR. Tirmidzi)

Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda: Sungguh seandainya satu tetes dari pohon zaqqum (pohonjelek di neraka) dijatuhkan di dunia, niscaya merusak penghidupan penghuni dunia, lalu bagaimana keadaan orang yang pohon zaqqum menjadi makanannya (HR. Tirmidzi).
3. Penderitaan Yang Berkepanjangan.

Neraka yang selalu dilalui dengan penderitaan akan dialami oleh manusia secara terus menerus sehingga penderitaan ini berkepanjangan dan tidak berujung, karena memang neraka itu kekal abadi, Allah swt berfirman: Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka mereka kekal di dalamnya. (QS. Al Baqarah [2]:39).

Derita yang berkepanjangan itu menunjukkan bahwa penghuni neraka tidak akan mati, bahkan tidak mendapatkan keringanan hukuman dari Allah swt sebagaimana firman-Nya: Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir (QS. Fathir [35]:36).

Karena itu dugaan bahwa neraka hanya dilalui beberapa hari saja merupakaan dugaan yang salah, Allah swt berfirman: Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja”. Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui ? (Bukan demikian), yang benar barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya”. (QS. Al Baqarah [2]: 80-81)
4. Lapar Yang Tidak Teratasi.

Rasa lapar merupakan keadaan yang sangat tidak menyenangkan bagi kehidupan manusia. Di dunia ini kadangkala kita merasa lapar, bukan karena tidak ada makanan dan tidak ada uang, tapi belum memungkinkan bagi kita untuk makan, namun itu hanya beberapa saat.

Bagaimana dengan azabAllah swt kepada penghuni neraka dengan rasa lapar yang tidak terkira dan waktu yang sangat lama, karenanya mereka akan meminta tolong agar bisa mendapatkan makanan dan minuman, namun ternyata ketika diberi makan, bukan makanan yang Allah swt berikan tapi pohon berduri yang tidak bisa mengenyangkan, sedangkan minumannya adalah air yang amat panas yang menghancurkan isi perut.

Penderitaan yang sedemikian berat itu membuat penghuni neraka minta dimatikan saja, namun mereka dipastikan tidak akan mati, Rasulullah saw bersabda:

Rasa lapar akan ditimpakan kepada para penghuni naraka. Rasa lapar yang mereka alami itu sudah menyamai azab (di neraka). Mereka akan meminta tolong (untuk diberi makanan). Mereka diberi makanan berupa pohon berduri yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan rasa lapar. Mereka kembali minta diberi makanan, lalu mereka diberi makanan yang menyumbat di kerongkongan. Mereka teringat kalau ada makanan yang tersendat di kerongkongan ketika masih di dunia, maka mereka menghilangkannya dengan cara minum air. Merekapun minta minum. Diangkatlah air yang mendidih untuk mereka dengan besi pengait. Ketika telah dekat di wajah mereka, maka air mendidik itu memanggang wajah mereka. Jika air itu telah sampai di perut, maka cairan itu akan memotong-motong isi perut mereka. Mereka akan berkata: “Panggilah malaikat penjaga neraka jahannam”. Lalu para malaikat penjaga jahannam berkata: “apakah belum datang kepadamu rasul-rasulmu yang membawa berbagai keterangan?”. Mereka menjawab: “Benar, sudah datang”. Malaikat penjaga jahannam berkata: “Berdo’alah kamu, doa orang kafir itu sia-sia”. Mereka kembali berkata: “Panggillah malaikat Malik”. Lalu mereka berkata: “Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Malaikat Malik menjawab: “Kalian akan tetap tinggal (di neraka ini)”. (HR. Tirmidzi).

5. Ingin Keluar Tapi Tidak Bisa.

Penderitaan penghuni neraka yang sedemikian berat membuat mereka sudah tidak sanggup lagi menghadapinya, ingin rasanya penghuni neraka itu mati agar penderitaan tidak bisa dirasakan lagi, tapi matipun tidak akan terjadi pada mereka, karenanya mereka ingin segera bisa keluar dari neraka itu, namun hal itupun tidak mungkin bisa dilakukan dan azab yang dahsyat akan terus mereka rasakan dalam melalui hari-hari yang amat panjang.

Allah swt berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih, mereka ingin keluar dari neraka, padahal mereka sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal “. (QS. Al Maidah [5]: 36-37).

Di dalam ayat lain, Ailah swt berfirman: Dan Adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah Jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: “Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya”. (QS As-Sajadah [32]: 20).
6. Penyesalah Yang Amat Dalam.

Dalam kehidupan akhirat yang tidak menyenangkan, banyak manusia yang merasakan penyesalan yang amat dalam dengan berbagai sebab, ada yang sebabnya mengikuti orang yang tidak benar, teman yang tidak baik, tidak mentaati Allah swt dan Rasul-Nya dan sebagainya.

Allah swt berfirman: (yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya Kami dapat kembali (ke dunia), pasti Kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka (QS. Al Baqarah [2]: 166-167).

Di dalam ayat lain, Allah swt berfirman: Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul”. kecelakaan besarlah bagiku. Kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). (QS. Al Furqan [25]: 27-28).

Penyesalan yang tidak berguna juga dikemukakan Allah swt dalam firman-Nya karena siksa yang sudah tidak terelakkan lagi: Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata Kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul” (QS. Al-Ahzab[33]: 66).

Diantara gambaran penyesalan yang amat dalam itu adalah penghuni neraka menangis sejadi-jadinya, bahkan menangis yang sampai mengeluarkan air mata darah.

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya para penghuni neraka benar-benar menangis sehingga kalau engkau menjalankan perahu di air mata mereka, tentu ia berjalan. Dan sesungguhnya mereka menaftgis (mencucurkan air mata) darah “. (HR. Hakim).
7. Malaikat Penjaga Yang Bengis dan Kejam.

Sebagai tempat yang diliputi oleh kesengsaraan, pasti setiap orang yang masuk ke dalam neraka tidak akan betah sehingga mereka ingin keluar darinya, namun hal itu tidak mungkin bila tanpa izin Allah SWT, karenanya neraka itu dijaga oleh malaikat-malaikat yang kasar, keras, kejam dan selalu mentaati perintah Allah swt sehingga meskipun suka menyiksa penghuninya sedemikian kejam, akan tetap melakukannya lagi atas perintah Allah swt dan tidak ada perasaan kasihan kepada manusia yang disiksanya.

Hal ini dinyatakan oleh Allah swt dalam firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluarga-mu dari api neraka yang bahan bakar-nya adalah manusia dan batu; pen-jaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS At Tahrim [66]:6).

Karena itu pada saat manusia masuk ke neraka, ada perasaan tidak mau memasukinya karena memang tempat itu sangat tidak menyenangkan,
karenanya malaikat mendorong mereka dengan sekuat-kuatnya sehingga tidak ada manusia yang bakal menjadi penghuni neraka bisa lepas dari penjagaan malaikat itu.

Allah swt berfirman: Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, (yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebathilan, pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat-kuatnya. (QS. Ath Thur[52]: 11-13).

8. Sumur Yang Amat Dalam.

Neraka adalah tempat yang amat dalam sehingga bila seseorang dilem-parkan ke dalamnya, puluhan tahun baru sampai ke dasarnya, ini berarti baru dimasukkan saja manusia sudsh amat menderita karena terus melayang-layang di sumur neraka yang begitu lama dalam kobaran api, apalagi bila sudah betul-betul berada di dalamnya.

Rasulullah saw bersabda: Demi dzat yang diriku ada di tangan-Nya. Sesungguhnya jauhnya jarak antara piggir neraka sampai ke dasarnya seperti batu seukuran tujuh unta hamil dengan lemak dan dagingnya serta anak-anaknya yang jatuh diantara pinggiran neraka hingga mencapai dasarnya selama tujuh puluh tahun (HR. Thabrani dari Muadz bin Jabal ra).

Dari uraian di atas, cukuplah untuk menggambarkan betapa dahsyat penderitaan di neraka itu sehingga tidak bisa dikemukakan dengan kata-kata. Karenanya yang terpenting bagi kita adalah bagaimana kita bisa menjaga dan mencegah diri dan keluarga kita masing-masing dari neraka.

Sumber : Khairu Ummah,

Dunia Ladang Beramal

Jika kita keluar rumah, kita akan menyaksikan bahwa kebanyakan manusia –mungkin juga diri kita- memandang dunia sebagai tujuan hidupnya. Belum yang kita saksikan di kota-kota baik di pinggiran jalan, di kendaraan; di bus-bus, kereta maupun lainnya. Kita akan menyaksikan bahwa yang terlintas di benaknya hanyalah “Bagaimana caranya agar bisa hidup enak di dunia ini “, tidak lebih dari itu. Seakan-akan tidak pernah terlintas di hati ini bahwa hidup di dunia ini hanya sementara dan bahwa Allah menjadikan dunia ini sebagai ladang untuk beramal.

Kita akan melihat manusia bermegah-megahan dalam segala hal sampai tidak sempat lagi beramal. Allah berfirman:

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu-sampai kamu masuk ke dalam kubur. ” (QS. At Takaatsur: 1-2)

Ketika azan dikumandangkan mereka masih saja sibuk dengan pekerjaannya, tanpa mempedulikan seruan adzan. Padahal tentang dunia ini, Allah Ta’ala berfirman,

“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan saling berbangga dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu “. (QS. Al Hadiid : 20)

Di ayat lain, Allah berfirman:

“Sesungguhnya perumpamaan kehidupan dunia itu, adalah seperti air yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanaman-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan berhias, dan permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya), tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami pada waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan laksana tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang-orang berfikir. ” (QS. Yunus : 24)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dunia dibanding akhirat, tidak lain seperti salah seorang di antara kamu menyelupkan jarinya ke dalam lautan (kemudian diangkat), lalu lihatlah yang menempel darinya?” (HR. Muslim)

Hikmah di balik musibah

Berbagai macam bencana, musibah, kecelakaan dan kematian yang kita lihat seharusnya membuat diri kita berhenti dari sikap ini “Mengerahkan fikiran dan tenaga hanya untuk meraih kenikmatan dunia “, karena pada bencana, musibah, kecelakaan dan kematian terdapat bukti nyata akan fananya dunia dan tidak pantasnya dijadikan sebagai tempat tujuan.

Cara pandang yang salah

Sebenarnya, tidak mengapa meraih kesenangan dunia, hanya saja yang menjadi masalah adalah ketika sibuk dengan dunia sampai lupa dengan akhirat. Shalat lima waktu dan ibadah-ibadah lainnya yang sesungguhnya manusia diciptakan untuk itu malah ditinggalkan dan tidak menggunakan kenikmatan yang ada untuk itu. Nampaknya, untuk orang yang seperti ini hanya maut saja yang dapat membuatnya menyadari kelalaiannya. Allah Ta’ala berfirman,

Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata (menyesali): “Wahai Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan aku sedikit waktu lagi, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”– Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan seseorang apabila telah datang waktunya. Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Munaafiquun : 10-11)

Akibatnya ia pun menyesal, karena terlena oleh dunia dan tidak sempat beramal.

Sungguh sangat sedikit sekali orang yang memiliki pandangan “Dunia adalah ladang tempat beramal ” sebagai persiapan menuju negeri yang kekal, yaitu akhirat. Padahal inilah pandangan yang benar terhadap dunia yang seharusnya dimiliki oleh setiap insan. Oleh karena itu, ia pun menjadikan berbagai fasilitas yang ada sebagai sarana untuk memperbanyak amal shalih.

Dunia adalah jembatan menuju akhirat, di dunia ia bisa memperbanyak bekal, yaitu takwa. Dunia adalah tempat ibadah, tempat shalat, tempat puasa, tempat bersedekah, tempat berjihad dan tempat ia berlomba-lomba dengan saudaranya untuk menggapai kebaikan (surga).

Petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menjalani hidup di dunia

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jadilah kamu di dunia seakan-akan sebagai orang asing atau orang yang sedang melakukan perjalanan.” (HR. Bukhari)

Yakni janganlah kamu cenderung kepada dunia, jangan kamu jadikan sebagai tempat tujuan, jangan sampai terlintas dalam dirimu bahwa kamu akan kekal di situ, jangan berlebihan terhadapnya, jangan sampai hatimu bergantung kepadanya, jangan sampai kamu disibukkan oleh selain tujuanmu yang sebenarnya di dunia ini (yaitu memperbanyak bekal).

Cukuplah kiranya teladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai contoh terdepan dalam berpandangan seperti ini, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur di atas tikar. Ketika bangun, tikar itu memberikan bekas pada badan bagian samping Beliau. Lalu kami berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami membuatkan untukmu kasur?” Beliau menjawab, “Apa kepentinganku terhadap dunia ini! Aku di dunia ini hanyalah seperti orang yang menaiki kendaraan sedang berteduh sebentar di bawah sebuah pohon, kemudian akan pergi meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi)

Amr bin Harits radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika wafatnya tidak meninggalkan satu dinar, satu dirham, budak laki-laki maupun budak perempuan dan tidak meninggalkan apa-apa selain seekor bighal putih (kuda yang lahir dari perkawinan kuda dan keledai) yang biasa ditungganginya, senjatanya dan tanahnya yang disedekahkan untuk Ibnussabil.” (HR. Bukhari)

Nasehat ulama tentang Zuhud

Ali bin Abi Thalib berkata, “Sesungguhnya dunia akan pergi meninggalkan dan akhirat akan datang menghadap. Masing-masing dari keduanya memiliki anak-anak, jadilah kalian anak-anak akhirat, jangan menjadi anak-anak dunia, karena sesungguhnya hari ini adalah (waktu) beramal dan belum dihisab, sedangkan nanti adalah hisab dan tidak lagi bisa beramal.”

Abdullah bin ‘Aun berkata, “Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu menjadikan untuk dunia ini sisanya (dari bekerja) untuk akhirat, namun kamu menjadikan untuk akhirat kamu sisanya (dari bekerja) untuk duniamu.”

Aku dan Kamu

Kamu adalah individu yang selalu menuntut aksi. Kamu membutuhkan seseorang yang dapat sesuai dengan kamu. Kamu menghargai pikiran yang baik daripada segi fisik meskipun, ketertarikan fisik tetap penting bagi kamu. Kamu mungkin tidak menunjukan perasaan cinta dengan jujur, namun cinta adalah sesuatu yang penting untuk kamu.

Buat kamu, adalah kesenangan sebelum bisnis. Begitu kamu membuat komitmen, kamu lengket bagaikan lem. Kamu dapat mudah cemburu dan posesif. Kamu cenderung egois dan senang menjadi pusat perhatian. Kamu sangat sensitif, perhatian dan private. Kamu suka memikirkan hal romantis yang diiringi musik dan lampu yang ringan.

Lalu apa buat aku .............? kalo hanya kamu dan kamu