Tempat Siksaan dan Balasan

Secara harfiyah, neraka artinya api, yakni tempat siksaan dan balasan bagi orang yang tidak beriman kepada Allah swt dan berbuat dosa dalam kehidupannya di dunia. Agar tumbuh ke dalam jiwa perasaan takut kepada neraka, menjadi penting bagi kita semua memahami hakikat neraka yang sesungguhnya, karena memang tidak ada yang bisa membahasakan dahsyatnya penderitaan di neraka, sebagaimana tidak ada yang bisa membahasakan kenikmatan surga.

Paling tidak, ada delapan hal yang harus kita perhatikan untuk memahami hakikat neraka.

1. Panas Yang Tidak Terkira.

Azab dan siksa Allah dalam kehidupan akhirat merupakan sesuatu yang sangat dahsyat dan tidak bisa dibayangkan sedikitpun, begitu juga sebenarnya kenikmatan yang diberikan Allah kepada penghuni surga. Salah satu gambaran yang dikemukakan Rasulullah saw dalam hadits tentang betapa dasyatnya siksa neraka adalah perbandingan panasnya api dunia dengan api di akhirat, beliau bersabda:

Apimu (yang kamu semua menyalakannya di dunia) ini adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya neraka jahanam, setiap bagian sama suhu panasnya dengan api di dunia ini (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi).

Karena begitu panasnya api neraka ini, ia berkobar dan mengelupaskan kulit kepala, sesuatu yang amat mengerikan sebagaimana firman-Nya: Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala (QS. Al-Ma’arij [70]: 15-16).

Untuk menggambarkan pedihnya penderitaan di neraka, penghuninya tidak hanya dibakar sampai kulit kepala, tapi juga sampai ke hati, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt: (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati, sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikatpada tiang-tiang yang panjang (QS. Al-Humazah [104]:6-9)

Adapun panasnya api neraka yang sedemikian dahsyat ternyata bahan bakarnya adalah manusia dan batu, Allah swt berfirman: Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) – dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir (QS. Al-Baqarah [2]:24)

Rasa panas yang tidak terkira tidak hanya berupa api, penghuni neraka juga akan disiram dengan air yang sangat panas yang bisa tembus sampai ke perut dan menghancurkan isinya, di dalam kitab hadits sunan Tirmidzi, Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya air mendidih disiramkan atas kepada mereka (penghuni neraka), lalu air yang mendidih itu menembus hingga sampai diperutnya kemudian memotong apa yang ada di dalam perutnya hingga keluar dari kedua telapak kakinya dalam keadaan cair, kemudian dikembalikan seperti semula (HR. Tirmidzi).

Disisi lain, masalah siksa neraka yang tak terbayangkan dahsyatnya adalah dari segi waktu yang berabad-abad lamanya, bahkan mereka kekal di dalamnya, Allah berfiman: “Sesungguhnya neraka jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan dan (tidak pula) mendapat minuman, selain air yang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal. Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab, dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya. Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakanlah. Dan segala sesuatu telah kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain azab“. (QS. An Naba [78]: 21-30).

Untuk memberi gambaran dahsyatnya neraka, ternyata Rasulullah saw memberi ilustrasi tentang siksa neraka yang paling ringan, meskipun siksa yang ringan ini juga sudah sangat berat untuk dirasakan, beliau bersabda:

Azab yang paling ringan di neraka pada hah kiamat ialah dua butir bara api di kedua telapak kakinya yang dapat menembus otak (HR. Tirmidzi).
2. Bau Busuk Yang Menyengat.

Selain panas yang tidak terkira, penghuni neraka juga akan mencium bau yang sangat tidak sedap, bau yang tidak bisa dikira lagi sehingga Rasulullah saw memberikan ilustrasi dalam sabdanya:

Seandainya satu timba berisi nanah yang mengalir dari penghuni neraka menimpa kehidupan dunia, niscaya penduduk dunia menjadi busuk baunya (HR. Tirmidzi)

Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda: Sungguh seandainya satu tetes dari pohon zaqqum (pohonjelek di neraka) dijatuhkan di dunia, niscaya merusak penghidupan penghuni dunia, lalu bagaimana keadaan orang yang pohon zaqqum menjadi makanannya (HR. Tirmidzi).
3. Penderitaan Yang Berkepanjangan.

Neraka yang selalu dilalui dengan penderitaan akan dialami oleh manusia secara terus menerus sehingga penderitaan ini berkepanjangan dan tidak berujung, karena memang neraka itu kekal abadi, Allah swt berfirman: Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka mereka kekal di dalamnya. (QS. Al Baqarah [2]:39).

Derita yang berkepanjangan itu menunjukkan bahwa penghuni neraka tidak akan mati, bahkan tidak mendapatkan keringanan hukuman dari Allah swt sebagaimana firman-Nya: Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir (QS. Fathir [35]:36).

Karena itu dugaan bahwa neraka hanya dilalui beberapa hari saja merupakaan dugaan yang salah, Allah swt berfirman: Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja”. Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui ? (Bukan demikian), yang benar barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya”. (QS. Al Baqarah [2]: 80-81)
4. Lapar Yang Tidak Teratasi.

Rasa lapar merupakan keadaan yang sangat tidak menyenangkan bagi kehidupan manusia. Di dunia ini kadangkala kita merasa lapar, bukan karena tidak ada makanan dan tidak ada uang, tapi belum memungkinkan bagi kita untuk makan, namun itu hanya beberapa saat.

Bagaimana dengan azabAllah swt kepada penghuni neraka dengan rasa lapar yang tidak terkira dan waktu yang sangat lama, karenanya mereka akan meminta tolong agar bisa mendapatkan makanan dan minuman, namun ternyata ketika diberi makan, bukan makanan yang Allah swt berikan tapi pohon berduri yang tidak bisa mengenyangkan, sedangkan minumannya adalah air yang amat panas yang menghancurkan isi perut.

Penderitaan yang sedemikian berat itu membuat penghuni neraka minta dimatikan saja, namun mereka dipastikan tidak akan mati, Rasulullah saw bersabda:

Rasa lapar akan ditimpakan kepada para penghuni naraka. Rasa lapar yang mereka alami itu sudah menyamai azab (di neraka). Mereka akan meminta tolong (untuk diberi makanan). Mereka diberi makanan berupa pohon berduri yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan rasa lapar. Mereka kembali minta diberi makanan, lalu mereka diberi makanan yang menyumbat di kerongkongan. Mereka teringat kalau ada makanan yang tersendat di kerongkongan ketika masih di dunia, maka mereka menghilangkannya dengan cara minum air. Merekapun minta minum. Diangkatlah air yang mendidih untuk mereka dengan besi pengait. Ketika telah dekat di wajah mereka, maka air mendidik itu memanggang wajah mereka. Jika air itu telah sampai di perut, maka cairan itu akan memotong-motong isi perut mereka. Mereka akan berkata: “Panggilah malaikat penjaga neraka jahannam”. Lalu para malaikat penjaga jahannam berkata: “apakah belum datang kepadamu rasul-rasulmu yang membawa berbagai keterangan?”. Mereka menjawab: “Benar, sudah datang”. Malaikat penjaga jahannam berkata: “Berdo’alah kamu, doa orang kafir itu sia-sia”. Mereka kembali berkata: “Panggillah malaikat Malik”. Lalu mereka berkata: “Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Malaikat Malik menjawab: “Kalian akan tetap tinggal (di neraka ini)”. (HR. Tirmidzi).

5. Ingin Keluar Tapi Tidak Bisa.

Penderitaan penghuni neraka yang sedemikian berat membuat mereka sudah tidak sanggup lagi menghadapinya, ingin rasanya penghuni neraka itu mati agar penderitaan tidak bisa dirasakan lagi, tapi matipun tidak akan terjadi pada mereka, karenanya mereka ingin segera bisa keluar dari neraka itu, namun hal itupun tidak mungkin bisa dilakukan dan azab yang dahsyat akan terus mereka rasakan dalam melalui hari-hari yang amat panjang.

Allah swt berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih, mereka ingin keluar dari neraka, padahal mereka sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal “. (QS. Al Maidah [5]: 36-37).

Di dalam ayat lain, Ailah swt berfirman: Dan Adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah Jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: “Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya”. (QS As-Sajadah [32]: 20).
6. Penyesalah Yang Amat Dalam.

Dalam kehidupan akhirat yang tidak menyenangkan, banyak manusia yang merasakan penyesalan yang amat dalam dengan berbagai sebab, ada yang sebabnya mengikuti orang yang tidak benar, teman yang tidak baik, tidak mentaati Allah swt dan Rasul-Nya dan sebagainya.

Allah swt berfirman: (yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya Kami dapat kembali (ke dunia), pasti Kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.” Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka (QS. Al Baqarah [2]: 166-167).

Di dalam ayat lain, Allah swt berfirman: Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul”. kecelakaan besarlah bagiku. Kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). (QS. Al Furqan [25]: 27-28).

Penyesalan yang tidak berguna juga dikemukakan Allah swt dalam firman-Nya karena siksa yang sudah tidak terelakkan lagi: Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata Kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul” (QS. Al-Ahzab[33]: 66).

Diantara gambaran penyesalan yang amat dalam itu adalah penghuni neraka menangis sejadi-jadinya, bahkan menangis yang sampai mengeluarkan air mata darah.

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya para penghuni neraka benar-benar menangis sehingga kalau engkau menjalankan perahu di air mata mereka, tentu ia berjalan. Dan sesungguhnya mereka menaftgis (mencucurkan air mata) darah “. (HR. Hakim).
7. Malaikat Penjaga Yang Bengis dan Kejam.

Sebagai tempat yang diliputi oleh kesengsaraan, pasti setiap orang yang masuk ke dalam neraka tidak akan betah sehingga mereka ingin keluar darinya, namun hal itu tidak mungkin bila tanpa izin Allah SWT, karenanya neraka itu dijaga oleh malaikat-malaikat yang kasar, keras, kejam dan selalu mentaati perintah Allah swt sehingga meskipun suka menyiksa penghuninya sedemikian kejam, akan tetap melakukannya lagi atas perintah Allah swt dan tidak ada perasaan kasihan kepada manusia yang disiksanya.

Hal ini dinyatakan oleh Allah swt dalam firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluarga-mu dari api neraka yang bahan bakar-nya adalah manusia dan batu; pen-jaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS At Tahrim [66]:6).

Karena itu pada saat manusia masuk ke neraka, ada perasaan tidak mau memasukinya karena memang tempat itu sangat tidak menyenangkan,
karenanya malaikat mendorong mereka dengan sekuat-kuatnya sehingga tidak ada manusia yang bakal menjadi penghuni neraka bisa lepas dari penjagaan malaikat itu.

Allah swt berfirman: Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, (yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebathilan, pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat-kuatnya. (QS. Ath Thur[52]: 11-13).

8. Sumur Yang Amat Dalam.

Neraka adalah tempat yang amat dalam sehingga bila seseorang dilem-parkan ke dalamnya, puluhan tahun baru sampai ke dasarnya, ini berarti baru dimasukkan saja manusia sudsh amat menderita karena terus melayang-layang di sumur neraka yang begitu lama dalam kobaran api, apalagi bila sudah betul-betul berada di dalamnya.

Rasulullah saw bersabda: Demi dzat yang diriku ada di tangan-Nya. Sesungguhnya jauhnya jarak antara piggir neraka sampai ke dasarnya seperti batu seukuran tujuh unta hamil dengan lemak dan dagingnya serta anak-anaknya yang jatuh diantara pinggiran neraka hingga mencapai dasarnya selama tujuh puluh tahun (HR. Thabrani dari Muadz bin Jabal ra).

Dari uraian di atas, cukuplah untuk menggambarkan betapa dahsyat penderitaan di neraka itu sehingga tidak bisa dikemukakan dengan kata-kata. Karenanya yang terpenting bagi kita adalah bagaimana kita bisa menjaga dan mencegah diri dan keluarga kita masing-masing dari neraka.

Sumber : Khairu Ummah,

Dunia Ladang Beramal

Jika kita keluar rumah, kita akan menyaksikan bahwa kebanyakan manusia –mungkin juga diri kita- memandang dunia sebagai tujuan hidupnya. Belum yang kita saksikan di kota-kota baik di pinggiran jalan, di kendaraan; di bus-bus, kereta maupun lainnya. Kita akan menyaksikan bahwa yang terlintas di benaknya hanyalah “Bagaimana caranya agar bisa hidup enak di dunia ini “, tidak lebih dari itu. Seakan-akan tidak pernah terlintas di hati ini bahwa hidup di dunia ini hanya sementara dan bahwa Allah menjadikan dunia ini sebagai ladang untuk beramal.

Kita akan melihat manusia bermegah-megahan dalam segala hal sampai tidak sempat lagi beramal. Allah berfirman:

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu-sampai kamu masuk ke dalam kubur. ” (QS. At Takaatsur: 1-2)

Ketika azan dikumandangkan mereka masih saja sibuk dengan pekerjaannya, tanpa mempedulikan seruan adzan. Padahal tentang dunia ini, Allah Ta’ala berfirman,

“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan saling berbangga dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu “. (QS. Al Hadiid : 20)

Di ayat lain, Allah berfirman:

“Sesungguhnya perumpamaan kehidupan dunia itu, adalah seperti air yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanaman-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan berhias, dan permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya), tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami pada waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan laksana tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang-orang berfikir. ” (QS. Yunus : 24)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dunia dibanding akhirat, tidak lain seperti salah seorang di antara kamu menyelupkan jarinya ke dalam lautan (kemudian diangkat), lalu lihatlah yang menempel darinya?” (HR. Muslim)

Hikmah di balik musibah

Berbagai macam bencana, musibah, kecelakaan dan kematian yang kita lihat seharusnya membuat diri kita berhenti dari sikap ini “Mengerahkan fikiran dan tenaga hanya untuk meraih kenikmatan dunia “, karena pada bencana, musibah, kecelakaan dan kematian terdapat bukti nyata akan fananya dunia dan tidak pantasnya dijadikan sebagai tempat tujuan.

Cara pandang yang salah

Sebenarnya, tidak mengapa meraih kesenangan dunia, hanya saja yang menjadi masalah adalah ketika sibuk dengan dunia sampai lupa dengan akhirat. Shalat lima waktu dan ibadah-ibadah lainnya yang sesungguhnya manusia diciptakan untuk itu malah ditinggalkan dan tidak menggunakan kenikmatan yang ada untuk itu. Nampaknya, untuk orang yang seperti ini hanya maut saja yang dapat membuatnya menyadari kelalaiannya. Allah Ta’ala berfirman,

Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata (menyesali): “Wahai Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan aku sedikit waktu lagi, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”– Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan seseorang apabila telah datang waktunya. Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Munaafiquun : 10-11)

Akibatnya ia pun menyesal, karena terlena oleh dunia dan tidak sempat beramal.

Sungguh sangat sedikit sekali orang yang memiliki pandangan “Dunia adalah ladang tempat beramal ” sebagai persiapan menuju negeri yang kekal, yaitu akhirat. Padahal inilah pandangan yang benar terhadap dunia yang seharusnya dimiliki oleh setiap insan. Oleh karena itu, ia pun menjadikan berbagai fasilitas yang ada sebagai sarana untuk memperbanyak amal shalih.

Dunia adalah jembatan menuju akhirat, di dunia ia bisa memperbanyak bekal, yaitu takwa. Dunia adalah tempat ibadah, tempat shalat, tempat puasa, tempat bersedekah, tempat berjihad dan tempat ia berlomba-lomba dengan saudaranya untuk menggapai kebaikan (surga).

Petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menjalani hidup di dunia

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jadilah kamu di dunia seakan-akan sebagai orang asing atau orang yang sedang melakukan perjalanan.” (HR. Bukhari)

Yakni janganlah kamu cenderung kepada dunia, jangan kamu jadikan sebagai tempat tujuan, jangan sampai terlintas dalam dirimu bahwa kamu akan kekal di situ, jangan berlebihan terhadapnya, jangan sampai hatimu bergantung kepadanya, jangan sampai kamu disibukkan oleh selain tujuanmu yang sebenarnya di dunia ini (yaitu memperbanyak bekal).

Cukuplah kiranya teladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai contoh terdepan dalam berpandangan seperti ini, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur di atas tikar. Ketika bangun, tikar itu memberikan bekas pada badan bagian samping Beliau. Lalu kami berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami membuatkan untukmu kasur?” Beliau menjawab, “Apa kepentinganku terhadap dunia ini! Aku di dunia ini hanyalah seperti orang yang menaiki kendaraan sedang berteduh sebentar di bawah sebuah pohon, kemudian akan pergi meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi)

Amr bin Harits radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika wafatnya tidak meninggalkan satu dinar, satu dirham, budak laki-laki maupun budak perempuan dan tidak meninggalkan apa-apa selain seekor bighal putih (kuda yang lahir dari perkawinan kuda dan keledai) yang biasa ditungganginya, senjatanya dan tanahnya yang disedekahkan untuk Ibnussabil.” (HR. Bukhari)

Nasehat ulama tentang Zuhud

Ali bin Abi Thalib berkata, “Sesungguhnya dunia akan pergi meninggalkan dan akhirat akan datang menghadap. Masing-masing dari keduanya memiliki anak-anak, jadilah kalian anak-anak akhirat, jangan menjadi anak-anak dunia, karena sesungguhnya hari ini adalah (waktu) beramal dan belum dihisab, sedangkan nanti adalah hisab dan tidak lagi bisa beramal.”

Abdullah bin ‘Aun berkata, “Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu menjadikan untuk dunia ini sisanya (dari bekerja) untuk akhirat, namun kamu menjadikan untuk akhirat kamu sisanya (dari bekerja) untuk duniamu.”

Buta Agama (Aturan Dari Sang Pencipta)

"diantara mereka ada yang buta huruf....? Buta Agama..., tidak mengetahui Al Kitab , kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga" Al Baqarah : 78

♥ =================================::::================================ ♥

Kebakaran di Depan Pasar Palmerah Padam, Diduga Akibat Arus Pendek

Jakarta Api yang membakar sejumlah toko di depan Pasar Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya padam. Kebakaran diduga akibat arus pendek dari ruko elektronik.

"Diduga dari arus pendek salah satu toko elektronik," kata Kasi Operasi Jakarta Pusat Dinas Pemadam Kebakaran, Achmad, di lokasi kebakaran, Rabu (7/3/2012).

Achmad menjelaskan jumlah ruko yang terbakar ada 7 unit. Ruko-ruko itu terdiri dari 3 toko elektronik, 1 toko sepeda, 1 toko kue, 1 toko plastik, dan 1 toko selular dan handphone.

"Toko yang jual sembako tidak dihitung karena hanya terbakar sedikit dan rusak di bagian atap saja. Jadi bukan 8 toko (sebelumnya ditulis 8 toko, red)," papar Achmad.

Menurut dia, ada 31 unit mobil pemadam kebakaran. Rinciannya, 12 unit dari wilayah Jakarta Pusat, 14 unit dari Jakarta Barat, dan 1 dari Jakarta Selatan. "Bantuan operasi 4 unit," kata Achmad.

Pengamatan detikcom, petugas Damkar masih melakukan pendinginan di lokasi. Warga masih menyemut menonton kebakaran dan arus lalu lintas dari arah Slipi menuju Rawa Belong, dan arah sebaliknya belum normal alias masih ditutup.

♥ =================================::::================================ ♥

Arus Pendek Diduga Picu Kebakaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Hubungan arus pendek di tiang listrik dekat pohon Angsana diduga memicu kebakaran sedikitnya delapan rumah toko di Jalan Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (7/3/2012) petang.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta bersama tim Pengendalian Krisis Kompas Gramedia, polisi Polsek Palmerah, dan masyarakat sudah memadamkan api.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.50 setelah hujan reda. Kebakaran menimpa toko elektronik, toko sepeda, toko beras, dan toko lainnya.

♥ =================================::::================================ ♥

dari berbagai sumber :

 Sesungguhnya Petunjuk Allah Itulah Yang Benar (al ayat)

Mencari Dan Menerima Berkah

Hal yang Harus Anda Lakukan Jika Anda Ingin Menerima Berkah

Berkah ada hadiah dari Tuhan untuk membantu kita dalam hidup sehari-hari. Mereka adalah kesaksian iman kita bahwa kita akan dibebaskan dari beberapa masalah atau memiliki hidup kita ditingkatkan dengan sesuatu yang tidak terduga, seperti panggilan telepon untuk pekerjaan yang membayar tinggi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan ketika Anda ingin mencari berkah :

1. Visualisasikan Memberkati

Berkat didasarkan pada kebutuhan dimana Anda perlu sebuah mobil baru karena angkutan lama anda akan mogok karena terlalu sering digunakan dan sekarang telah menjadi tidak aman; Anda perlu untuk menyembuhkan kaki karena bengkak; Anda perlu melunasi semua tagihan karena anak akan kuliah, dll

2. Menabuh Benih Berkah

Duduk di hadapan Allah untuk dan berdoa untuk memperoleh berkah. Cobalah untuk menghilangkan gangguan dalam pikiran Anda. Anda dapat menghapus gangguan dari pikiran Anda dengan menangkap mereka dan menggunakan kata-kata, atau frasa, seperti, saya berfokus pada Allah, atau saya duduk di hadapan Allah, atau aku berkomunikasi dengan Nya, dll Bila Anda berdoa, hanya berdoa untuk kebutuhan Anda. Ini bisa menjadi satu kalimat, seperti, 

"Ya Allah Ya Rabb, saya meminta perlindungan dari bahaya, orang jahat, dan gangguan sosial dan penyakit"

tidak diperlukan adanya kemampuan bahasa arab atau bahasa yang lain untuk bisa memperoleh berkah dari Allah asal hati kita Yaqin , karena Allah Mengerti bahasa semua kaum dan Dialah yang mengajari semua kaum.

3. Mengambil Tindakan untuk Mengejar Berkah

Setelah Anda memvisualisasikan restu dan benih itu dengan doa, Allah akan menginspirasi Anda dengan ide-ide dan peluang untuk mencapai berkah Anda. Anda harus membantu Rabbmembawa berkat dengan mengerucutkan dengan tindakan. Misalnya, jika Anda ingin karir yang lebih baik, melatih untuk itu. Berkat ini ada dalam perjuangan dan nantinya akan mendapat pahala dan anda akan menerima berkah dari-Nya, Anda harus melakukan perlawanan karena jika Anda tidak, Anda akan kehilangan berkah Anda. Nomor satu alasan kegagalan adalah kurangnya fokus, yang berarti anda tidak mengambil tindakan yang diperlukan untuk membantu Allah membawa berkah.

Being The Hand Of God 

"Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya"

Kemanusiaan Dan Teknologi

Teknologi maju dengan kecepatan cahaya Lebih cepat sepanjang waktu, hal itu menyebar ke dalam semua bidang kehidupan kita, Peralatan yang dulu usang dalam dua tahun lalu kini usang hanya dalam waktu 6 bulan. Alat teknologi yang semakin kecil dan lebih terjangkau ke seluruh dunia. Perusahaan dan pemerintah berusaha untuk menemukan keseimbangan ekonomi mereka sebagai konsumen barang lateral, dari satu sama lain baik secara konvensional maupun melalui Internet.


Umat ​​manusia terguncang dari efek fisik dari teknologi juga. Pembangunan manusia normal tidak terjadi dengan kecepatan cahaya, yang prosesnya membutuhkan interaksi , pembelajaran , perilaku, dan pengalaman nyata, jika kita ingin mempelajari spektrum penuh emosi dan dewasa menjadi orang dewasa yang sehat dan bahagia. Di masa lalu, cara kita menjalani kehidupan dimasukkan dalam interaksi manusia namun teknologi kini telah mengubah cara kita hidup. namun karena didorong terlalu cepat, perkembangan manusia menjadi terdistorsi atau terbelakang, dan kematangan emosional berjalan serba salah.

Meskipun kita manusia terus mendambakan teknologi baru dan lebih cepat, sebagai makhluk fisik, kita juga merasakan efek dari apa yang kita inginkan. Kita menjadi sempit dalam memfokuskan, mempertahankan sebuah eksistensi secara dangkal, dan terisolasi. Manusia tidak dimaksudkan untuk hidup dengan cara ini. Roh manusia harus dipelihara dan diisi ulang dengan pekerjaan, bermain , persahabatan, dan cinta karena secara emosional dan fisik manusia makhluk interaktif.

Ketika kita kehilangan kemampuan kita dan kesempatan untuk hubungan emosional, kita berada dalam bahaya dan menjadi seperti mati suri terlebih dengan teknologi yang sangat maju saat ini dimana nilai - nilai sosial dan budaya terlebih aturan keagamaan adalah berubah seperti yang kita inginkan dan bukan yang tuhan inginkan.

Budaya media baik elektronik maupun cetak , membombardir dunia saat ini dengan reproduksi massal dan reproduktifitas yang bisa menipu mata manusia. Realitas bisa menjadi terdistorsi; apa yang nyata dan apa yang tidak nyata? Kata, simulakrum berarti keserupaan nyata atau dangkal, tanpa salinan aslinya. Foto-foto, TV, video game, iklan, efek khusus, dan komputer merupakan bagian dari media elektronik kita, menawarkan gambar yang sedemikian nyata dibuat atau diubah, mereka dapat muncul nyata, bahkan ketika mereka tidak ada seperti yang sebenarnya.
Jika tidak ada yang nyata, maka tidak ada yang benar-benar penting. 
Ketidakmampuan untuk membedakan nyata dari tidak nyata menyebabkan kita mempertanyakan realitas kita dan kita mulai dengan ketidakpercayaan pada persepsi kita sendiri. Kita mulai percaya bahwa tidak ada yang nyata. Hal ini menyebabkan perasaan apatis, putus asa, dan, akhirnya, anarki.

Kita menjadi seperti robot karena penemuan teknologi  dan hidup seperti berhala dingin dan tidak berperasaan. Ini adalah kematian kepada jiwa manusia yang membutuhkan kehangatan hubungan manusia, sentuhan dan kepercayaan sebagai landasannya. karena mencari cara lain untuk mengekspresikan dirinya sendiri dan terlalu sering dalam dunia sensual dari penyalahgunaan zat dan adiksi. sehingga jiwa manusia tidak  tenang dan kesemuanya itu tidak akan lenyap tanpa perlawanan.

Sebuah pengetahuan dasar tentang pembangunan manusia diperlukan untuk memahami sifat dasar dari kesenjangan yang telah diciptakan oleh kemajuan teknologi kami. Pengalaman kami sejak lahir sampai usia dini di mana pembelajaran pada masa depan tergantung : kesadaran diri, pengaturan diri, keterampilan komunikasi, hubungan pribadi dan kemampuan untuk belajar dari sebab dan akibat serta akibat dan sebab.
Ketika salah satu dari proses-proses perkembangan tidak berhasil , hal itu mengubah kemampuan untuk belajar, berkembang dan matang. 
Sebagai manusia, kita menanggapi dengan berbicara, membaca, mendengarkan musik, dan bermain dan berbagai pengalaman yang menyenangkan dengan orang lain. Tanpa fondasi yang telah ditetapkan oleh Ilahi, menjadi manusia tanpa kesadaran diri, tidak ada kontrol diri, tidak mampu mengkomunikasikan ide-ide kita, kebutuhan atau keinginan orang lain, kesulitan membuat atau menjaga hubungan. Dan, tidak menyadari apa yang salah, karena itu kita tidak dapat belajar dari kesalahan kita.

Hal ini utamanya terganggu karena dunia berada dalam informasi yang berlebihan, sehingga teknologi yang meluas dan mempercepat pengaruhnya menjadikan semua jadi tidak ada (antara ada dan tiada menjadi sesuatu yang hampa). teknologi yang ditawarkan kepada anak-anak terlalu dini, dalam perkembangan manusia dan itu kembali menciptakan masalah. hal Ini mungkin menawarkan kecepatan dari  pertukaran dan kemampuan intelektual, tetapi tidak nuansa pertukaran manusia dari segi ke-Ilahian. Ketika teknologi yang digunakan sebagai pengasuh dan pengganti semua itu maka akan menciptakan kekosongan dalam jiwa manusia.

Simulasi kata berarti proses berpura-pura, tiruan atau representasi dari perilaku, dari satu sistem melalui penggunaan sistem lain. Militer, penegakan hukum dan bisnis menggunakan teknologi virtual reality sebagai alat pelatihan, untuk melatih untuk hal yang nyata. Teknologi virtual reality dapat memberikan pengalaman belajar yang parsial, sebuah pengalaman intelektual tetapi bukan pertemuan manusia. Ini adalah pengalaman yang tidak lengkap yang tidak memiliki inklusi penuh dari lima indra, indra yang sangat penting di mana kita  sebagai manusia sangat membutuhkannya ketika kita menyadari dan merasakan pengalaman sensorik penuh yang terintegrasi melalui pertemuan fisik hal tersebut akan berfungsi dan mengembangkan keterampilan manusia yang dapat kita gunakan dalam interaksi selanjutnya.

Teknologi modern membutuhkan kognitif untuk mempercepat, seluruh sistem saraf kita. Hal ini pada akhirnya menjadi jembatan yang terlalu jauh dan menciptakan perpecahan dalam diri kita sendiri terhadap manusia disekitar kita seperti otak tanpa tubuh dan kecerdasan tanpa emosi.

Mustinya tidak harus seperti ini, teknologi dapat meningkatkan dunia manusia, tetapi teknologi juga dapat meningkatkan manusia. Apa yang dibutuhkan adalah cara baru untuk mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan dasar manusia dan menggunakan teknologi dalam pelayanan pembangunan manusia. memanusiakan teknologi bukannya menteknologikan manusia.

Avatar Atau Awatara Inkarnasi Keilahian


Dalam agama Hindu, kata Avatar atau Awatara berarti inkarnasi dari Keilahian yang datang ke bumi untuk menegakkan kebenaran. Awatara atau Avatar (Sanskerta: अवतार, avatāra, baca: awatara) dalam agama Hindu adalah inkarnasi dari Tuhan Yang Maha Esa maupun manifestasinya. Tuhan Yang Maha Esa ataupun manifestasinya turun ke dunia, mengambil suatu bentuk dalam dunia material, guna menyelamatkan dunia dari kehancuran dan kejahatan, menegakkan dharma dan menyelamatkan orang-orang yang melaksanakan Dharma / Kebenaran.

Manakala kebenaran merosot dan kejahatan merajalela,
pada saat itulah Aku akan turun menjelma ke dunia, wahai keturunan Bharata (Arjuna).
Untuk menyelamatkan orang-orang saleh dan membinasakan orang jahat
dan menegakkan kembali kebenaran, Aku sendiri menjelma dari zaman ke zaman.

Dasa Awatara, sepuluh Awatara Wisnu

Agama Hindu mengenal adanya Dasa Awatara yang sangat terkenal di antara Awatara-Awatara lainnya. Dasa Awatara adalah sepuluh Awatara yang diyakini sebagai penjelmaan material Dewa Wisnu dalam misi menyelamatkan dunia. Dari sepuluh Awatara, sembilan diantaranya diyakini sudah pernah menyelamatkan dunia, sedangkan satu di antaranya, Awatara terakhir (Kalki Awatara), masih menunggu waktu yang tepat konon pada akhir Kali Yuga untuk turun ke dunia. Kisah-kisah Awatara tersebut terangkum dalam sebuah kitab yang disebut Purana.

Dasa Awatara dari zaman ke zaman

Matsya Awatara, sang ikan, muncul saat Satya Yuga
Kurma Awatara, sang kura-kura, muncul saat Satya Yuga
Waraha Awatara, sang babi hutan, muncul saat Satya Yuga
Narasimha Awatara, manusia berkepala singa, muncul saat Satya Yuga
Wamana Awatara, sang orang cebol, muncul saat Treta Yuga
Parasurama Awatara, sang Rama bersenjata kapak, muncul saat Treta Yuga
Rama Awatara, sang ksatria, muncul saat Treta Yuga
Kresna Awatara, putra Wasudewa, muncul saat Dwapara Yuga
Buddha Awatara, pangeran Siddharta Gautama, muncul saat Kali Yuga
Kalki Awatara, sang pemusnah, muncul saat Kali Yuga

Menurut kitab-kitab purana, tak terhitung banyaknya Awatara yang pernah turun ke dunia ini. Awatara-awatara tersebut tidak selamanya merupakan “inkarnasi langsung” atau “penjelmaan langsung” dari Sang Hyang Wisnu. Beberapa Awatara diyakini memiliki “jiwa yang terberkati” atau mendapat “kekuatan Tuhan” sebagai makhluk yang terpilih.

Avatar atau inkarnasi, merupakan aspek penting dari agama Hindu. Krishna menjelaskan tentang Avatar dalam Bhagavad Gita - Ketika kebenaran mengalami penurunan dan kejahatan mengalami peningkatan di dunia, Ilahi mengambil kelahiran di avatar atau inkarnasi untuk menyimpan dan melindungi kejujuran ​​dan menghancurkan orang berdosa.

Orang-orang Yang Dilaknat Di Dalam Al-Quran

Dilaknat artinya disingkirkan dan dijauhkan oleh Allah dari rahmat-Nya, dan dimurkai oleh-Nya. berikut adalah beberapa Orang-Orang yang dilaknat dan dikutuk oleh Allah sebagaimana dijelaskan di dalam Al-Qur’an :

1. Orang-orang kafir dan yang ingkar

“Mereka berkata: hati kami tertutup. Tetapi sebenarnya Allah telah melaknat mereka karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman.” (Al-Baqarah: 88)

“Sesungguhnya Allah melaknat orang-orang yang kafir, dan menyiapkan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka).” (Al-Ahzab: 64).

2. Orang-orang yang menentang kebenaran

“Hai orang-orang yang telah diberi Al-kitab, berimanlah kamu pada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur’an) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu sebelum Kami merubah wajahmu, lalu Kami laknat mereka sebagaimana Kami telah melaknat orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu, dan ketetapan Allah pasti berlaku.” (Al-Nisa’: 47)

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al-Kitab? Mereka mempercayai Jibt dan Thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Mekkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman. Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah. Barangsiapa yang dilaknat oleh Allah, niscaya kamu kamu tidak akan mendapat penolong baginya.” (An-Nisa’: 51-52).

3. Para pemimpin dan pembesar yang menyesatkan

“Pada hari ketika wajah mereka dibolak-balikkan di dalam neraka, mereka berkata: sekiranya kami mentaati Allah dan Rasul-Nya. Dan mereka berkata: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan
kami dari jalan yang benar. Ya Tuhan kami, timpakan kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar.” (Al-Ahzab: 66-68)

4. Orang-orang yang memutuskan silaturrahim, dan orang-orang yang murtad

“Apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan memutuskan silaturrahim? Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah dan ditulikan telingan mereka serta dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (Muhammad: 22-23)

5. Orang-orang yang menentang undang-undang Ilahiyah dan menyimpan kebenaran.

“Sesungguhnya orang-orang yang menyimpan apa yang Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami menerangkannyakepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh semua makhluk yang dapat melaknat. Kecuali mereka yangtelah bertaubat dan melakukan perbaikan dan menerangkan kebenaran,
mereka itu Akulah Yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah: 159-160)

6. Para pemimpin kekufuran dan pelaku kerusakan di muka bumi

“Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di muka bumi, orang-orang itulah yang mendapat laknat dan lagi mereka yang memperoleh kediaman yang buruk (Jahannam).” (Ar’d: 25).

7. Orang-orang munafik yang menyakiti Rasulullah saw

“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allahakan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.” (Al-Ahzab: 57)

“Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari penyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu untuk memerangi mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Dimana
saja mereka jumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-sehebatnya.” (Al-Ahzab: 60-61)

“Allah mengancam orang-orang munafik laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknat mereka. Bagi mereka azab yang abadi.” (At-Taubah: 68).

8. Orang-orang yang zalim

“Penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka: Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang dijanjikan kami oleh Tuhan kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan yang sebenarnya apa yang dijanjikan kepadamu oleh Tuhanmu? Mereka penghuni neraka menjawab: Betul. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: Laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim.” (Al-A’raf: 44)

“Mereka itu (orang-orang yang zalim) balasannya: Sesungghnya atas mereka laknat Allah ditimpakan, demikian juga laknat malaikat dan semua manusia.” (li-Imran: 87).

9. Orang-orang yang membunuh orang mukmin

“Barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal di dalamnya, Allah murka dan melaknatnya, dan menyiapkan baginya azab yang besar.” (An-Nisa’: 93).

10. Iblis. (Al-Hijr/15: 35; Shaad: 78)

“Sesungguhnya atasmu (Iblis) laknat sampai hari kiamat.” (Al-Hijr/15: 35)

11. Orang-orang yang menuduh berzina terhadap perempuan yang baik-baik dan suci

“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita baik-baik dan beriman (berbuat zina), mereka dilaknat di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.” (An-Nur: 23)

12. Orang-orang yang menyalahi pemimpin yang saleh

“Mereka selalu diikuti laknat di dunia dan hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum ‘Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum ‘Ad yaitu kaum Hud.” (Hud: 60).

“Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Mhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada pula yang telah musnah.” (Hud: 100).

Sumber Daya Manusia

Mengelola sebuah organisasi dalam perjalanan menuju sukses memiliki tantangan tersendiri, seperti berurusan dengan faktor-faktor ekonomi yang mungkin atau tidak mungkin berdiri tanpa hambatan. Biasanya, orang akan mengklaim bahwa ini adalah urusan Sumber Daya Manusia. Namun, beberapa organisasi yang sukses telah menggunakan teknik yang lebih bisa diterapkan untuk berhasil saat ini lebih kepada menggunakan beberapa metode sekaligus dan menggabungkannya demi untuk mendapatkan yang terbaik. 

Dalam islam sendiri kita telah banyak diingatkan bahwa berhasil tidaknya segala sesuatu adalah tergantung kepada usaha manusia karena allah Subhanahu wata'ala tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga mereka merubah apa yang da pada diri mereka sendiri. dalam suatu hadist yang menceritakan tentang kehancuran dan atau kerusakan serta ketidak berhasilan suatu usaha adalah jika sesuatu itu diserahkan kepada yang bukan ahlinya. maka tunggulah....!

Sumber daya manusia erat kaitannya dengan kehidupan dunia dan akherat , disaat sumber daya manusia yang ada telah banyak mencerminkan ketidakberesan atau ketidaksesuaian maka segala sendi - sendi kehidupan itu akan hancur atau rusak sebaliknya jika segala sesuatu itu baik urusan dunia maupun akherat diserahkan kepada mereka yang memang ahlinya atau kompeten didalamnya maka urusan itu akan baik.

Peran Sumber Daya Manusia

Kebanyakan orang dalam suatu organisasi akan mengidentifikasi Departemen Sumber Daya Manusia untuk sesuatu yang sistematis, kebijakan yang berhubungan atau administratif. Beberapa orang berpikir bahwa Program Sumber Daya Manusia akan melanjutkan hal ini dengan psikologi atau berusaha untuk menanamkan salah satu dari tiga yang disebutkan di atas.

Metode tradisional menekankan pada kepemimpinan, kekompakan dan loyalitas dalam suatu organisasi. Ini menekankan pada kolektivisme. Tidak ada yang benar-benar buruk dalam pandangan tradisional tersebut. Namun, karena terlalu berfokus pada faktor-faktor ekonomi dari sebuah organisasi apapun itu bentuknya maka lambat laun akan hancur.

Ini telah dihadapkan lebih lanjut dengan aspek yang berbeda dan kebutuhan. Dengan demikian, bidang sumber daya manusia juga dibentuk karena disesuaikan dengan lingkungan sosial atau politik.

Tahap Transisi

Waktu berubah cepat dizaman sekarang Persepsi tradisional harus dibawa keluar dari setiap gambaran yang ada dan kecenderungan untuk modern sekarang dalam Manajemen Sumber Daya Manusia adalah untuk menjadi lebih strategis, konsultatif dan interaktif padahal semestinya modern bukan berarti meninggalkan apa yang ada dimasa lalu namun lebih kepada mengembangkan segala aspek yang ada dengan menghindari segala kekeliruan dan mencari solusi yang lebih cerdas.

Sumber Daya Manusia Abad 21

Ini jelas merupakan suatu perubahan yang diinginkan. Namun, ini mungkin tidak datang dengan mudah kepada mereka yang telah terbiasa dengan 'sekolah lama' (ajaran yang lama) Iklim sosial organisasi sekarang ini mustinya ditangani bukannya terbatas pada faktor ekonomi dan kekuasaan namun lebih kepada kebersamaan dan keadilan.

Apa yang bisa diharapkan dari Sumber Daya Manusia Sekarang ?

1. Departemen ini harus menunjukkan bahwa hal tersebut berperan untuk memenuhi semua tujuan dari seluruh organisasi. Hal ini tidak lagi terbatas pada individu melainkan kelompok dan keseluruhan yang dibina menjadi satu kesatuan.

2. harus menyediakan juga basis dan dimensi untuk mengukur keberhasilan dari inisiatif sumber daya manusia dan proses yang diterapkan, kepada masing - masing individu , kelompok , dan secara menyeluruh.

3. Semua anggota baik yang ada didalam organisasi maupun diluar organissi harus diperlakukan dan diakui sebagai klien.

4. Akhirnya, tidak akan ada rasa sakit untuk juga mengubah persepsi masyarakat mengenai peran dari Sumber Daya Manusia, karena mereka baik masing - masing individu dan kelompok berada dalam satu kesatuan yang utuh dan saling membina.

Tak bisa dipungkiri. Hal ini diperlukan untuk lebih mendidik masyarakat dan memberikan dukungan untuk praktik ini. Meningkatkan dan mengembangkan sastra dan agama dengan menggabungkan teori-teori ini akan sangat membantu dalam mengatasi kekhawatiran dan kebutuhan setiap individu organisasi dan kelompok dalam organisasi. mengingat masyarakat terus berubah menyangkut sumber daya mereka. lebih lanjut dalam Sumber Daya Manusia dapat membantu membentuk dan memperbaiki teori. 

Namun, mengejar karir di bidang Sumber Daya Manusia diharapkan dapat memberikan kontribusi hingga perkembangan praktek dan implementasi. Ada inisiatif juga untuk menyebarkan pengetahuan dalam organisasi, sampai ke sebagian besar anggota biasa. Cara terbaik untuk memberdayakan mereka adalah dengan memberikan perangkat lunak Sumber Daya Manusia yang menyediakan orientasi dan diskusi komprehensif kebijakan organisasi.

Fakta ini bermanfaat bagi kebanyakan orang di tempat kerja guna untuk menetapkan dasar-dasar yang harus ada dalam setiap perusahaan atau organisasi. Hal ini juga menetapkan batas sejauh mana sumber daya manusia agar tidak menghalangi orang dari setiap hak dasar atau hak istimewa. Bahkan ada beberapa yang kini menerapkan Program Sumber Daya Manusia yang memungkinkan partisipasi aktif dari dimana mereka menjadi bagian dari pengambilan keputusan dan bertugas untuk datang dengan metode dan tempat untuk membuat usaha ini layak.

Kepemimpinan tidak diragukan lagi adalah hal penting dalam setiap organisasi, karena hal ini adalah salah satu tanggung jawab dan akuntabilitas pada satu sumber. Namun, untuk keseluruhan  komponen harus diakui bahwa Sumber Daya Manusia harus fokus pada kekuatan yang sesungguhnya dan pada sumber daya yang sesungguhnya yakni manusia itu sendiri

(al ayat) Wallahu A'lam

Jangan Khawatir Dan Bersedih Hati

Kehidupan adalah sebuah proses yang rumit, sukar ditebak dan penuh teka-teki. Ada waktunya, seorang manusia hidup di atas dan ada kalanya seorang manusia hidup dibawah. Jangan sampai kita takut miskin atau tidak bisa makan, jangan sampai selalu terbetik dalam hati kita besok kita makan apa? Jangan khawatir dan takut atau sedih , sesungguhnya apa yang ada dilangit dan dibumi adalah kepunyaan Allaah (baca:Allooh). Dia-lah Rabb yang menguasai seluruh alam , Maha Mengatur , Maha Bijaksana , Maha Adil , Maha Memberi Keamanan.

Selagi kita masih berada dijalan yang benar dan mengerjakan perintah-Nya serta Menjauhi Larangan-Nya, Insya Allaah (baca:Allooh) Dia akan senantiasa melindungi kita.

LA TAHZAN "JANGAN BERSEDIH". Sadarilah bahwa jika Anda tidak hidup hanya dalam batasan hari ini , besok atau lusa saja, akan ada hari dan minggu serta tahun yang Insya Allaah jika diberikan kesempatan dan kesehatan serta umur panjang akan terus kita lewati , bahkan ada sesuatu yang lebih baik lagi yaitu satu tempat disisi Allaah yang akan kita miliki setelah kita melewati fase demi fase kehidupan ini.

Ketahuilah sesungguhnya hidup ini adalah senda gurau dan main-main , kehidupan ini hanyalah kesenangan yang menipu , hanya amal saleh dan kebajikan serta rahmat dan ampunan Allaah yang akan membawa kita kepada kemenangan baik kemenangan didunia maupun kemenangan diakherat.

JANGAN BERSEDIH. dan hindari kesedihan karena kesedihan akan semakin menghancurkan anda dan sekeliling anda tetaplah dijalan-Nya dan patuhilah segala Perintah-Nya agar kita selamat dunia dan akhirat dan mendapat ridha-Nya, Bila anda selalu mengingat semua nikmat yang telah diberikan Allaah kepada Anda dan bersabar atas semua ujian yang kita terima.


Wallahu A'lam

Bertawakkallah Kepada Allah

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. 


Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu tidak memberi pertolongan, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.

Ali 'Imran : 159 - 160

Inilah Awan Yang Menurunkan Hujan

Tornado adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Tornado muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing.

Umumnya tornado memiliki kecepatan angin 177 km/jam atau lebih dengan rata-rata jangkauan 75 m dan menempuh beberapa kilometer sebelum menghilang. Beberapa tornado yang mencapai kecepatan angin lebih dari 300-480 km/jam memiliki lebar lebih dari satu mil (1.6 km) dan dapat bertahan di permukaan dengan lebih dari 100 km.

Meskipun tornado telah diamati di tiap benua kecuali Antartika, tornado lebih sering terjadi di Amerika Serikat. Tornado juga umumnya terjadi di Kanada bagian selatan, selatan-tengah dan timur Asia, timur-tengah Amerika Latin, Afrika Selatan, barat laut dan tengah Eropa, Italia, barat dan selatan Australia, dan Selandia Baru.

Di dalam Al Quran Serangan Angin Tornado dikisahkan pada surah Al Ahqaaf , ketika Nabiyullah Hud As memberi peringatan kepada Kaum 'Aad agar beriman dan bertaqwa kepada Allaah ,

Dan ingatlah Hud saudara kaum 'Aad yaitu ketika dia memberi peringatan kepada kaumnya di Al Ahqaaf dan sesungguhnya telah berlalu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan sesudahnya dengan mengatakan : "Janganlah kamu menyembah selain Allah, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab hari yang besar."

Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari menyembah tuhan-tuhan kami? Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar."

Ia berkata: "Sesungguhnya pengetahuan tentang itu hanya pada sisi Allah dan aku hanya menyampaikan kepadamu apa yang aku diutus dengan membawanya tetapi aku lihat kamu adalah kaum yang bodoh."

Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami"


Bukan! bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera yaitu angin yang mengandung azab yang pedih,


Yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali bekas-bekas tempat tinggal mereka. 


Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa. 

Al Ahqaaf : 20 - 25

Kutukan Dua Kali Lipat

Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah:

"Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah."

Dan tahukah kamu , boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.

Sesungguhnya Allah mela'nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala neraka,

mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak memperoleh seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong.

Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat pula kepada Rasul."

Dan mereka berkata:

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar.

Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar."

Al Ahzab : 63 - 68

Sabdo Palon

Ingatlah kepada kisah lama yang ditulis di dalam buku babad,Tentang negara Mojopahit. Waktu itu Sang Prabu Brawijaya mengadakan pertemuan dengan Sunan Kalijaga didampingi oleh Punakawannya yang bernama Sabda Palon Naya Genggong.


Prabu Brawijaya berkata lemah lembut kepada punakawannya: “Sabda- Palon sekarang saya sudah menjadi Islam. Bagaimanakah kamu? Lebih baik ikut Islam sekali, sebuah agama suci dan baik.”

Sabda Palon menjawab kasar: “Hamba tak mau masuk Islam Sang Prabu, sebab saya ini raja serta pembesar Dang Hyang se tanah Jawa. Saya ini yang membantu anak cucu serta para raja di tanah jawa. Sudah digaris kita harus berpisah.

Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha (maksudnya Kawruh Budi) lagi, saya sebar seluruh tanah Jawa.

Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin setan dan lain-lainnya. Belum legalah hati saya bila belum saya hancur leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya.

Lahar tersebut mengalir ke barat daya. Baunya tidak sedap. Itulah pertanda kalau saya datang. Sudah mulai menyebarkan agama Budha (Kawruh Budi). Kelak Merapi akan bergelegar. Itu sudah menjadi takdir Hyang Widi bahwa segalanya harus bergantian. Tidak dapat bila diubah lagi.

Kelak waktunya paling sengsara di tanah Jawa ini pada tahun : Lawon Sapta Ngesthi Aji. Umpama seorang menyeberang sungai sudah datang di tengah-tengah. Tiba-tiba sungainya banjir besar, dalamnya menghanyutkan manusia sehingga banyak yang meninggal dunia.

Bahaya yang mendatangi tersebar seluruh tanah Jawa. Itu sudah kehendak Tuhan tidak mungkin disingkiri lagi. Sebab dunia ini ada ditangan-Nya. Hal tersebut sebagai bukti bahwa sebenarnya dunia ini ada yang membuatnya.

Bermacam-macam bahaya yang membuat tanah Jawa rusak. Orang yang bekerja hasilnya tidak mencukupi. Para priyayi banyak yang susah hatinya. Saudagar selalu menderita rugi. Orang bekerja hasilnya tidak seberapa. Orang tanipun demikian juga. Penghasilannya banyak yang hilang di hutan.

Bumi sudah berkurang hasilnya. Banyak hama yang menyerang. Kayupun banyak yang hilang dicuri. Timbullah kerusakan hebat sebab orang berebutan. Benar-benar rusak moral manusia. Bila hujan gerimis banyak maling tapi siang hari banyak begal.

Manusia bingung dengan sendirinya sebab rebutan mencari makan. Mereka tidak mengingat aturan negara sebab tidak tahan menahan keroncongannya perut. Hal tersebut berjalan disusul datangnya musibah pagebluk yang luar biasa. Penyakit tersebar merata di tanah Jawa. Bagaikan pagi sakit sorenya telah meninggal dunia.

Bahaya penyakit luar biasa. Di sana-sini banyak orang mati. Hujan tidak tepat waktunya. Angin besar menerjang sehingga pohon- pohon roboh semuanya. Sungai meluap banjir sehingga bila dilihat persis lautan pasang.

Seperti lautan meluap airnya naik ke daratan. Merusakkan kanan kiri. Kayu-kayu banyak yang hanyut. Yang hidup di pinggir sungai terbawa sampai ke laut. Batu-batu besarpun terhanyut dengan gemuruh
suaranya.

Gunung-gunung besar bergelegar menakutkan. Lahar meluap ke kanan serta ke kiri sehingga menghancurkan desa dan hutan. Manusia banyak yang meninggal sedangkan kerbau dan sapi habis sama sekali. Hancur lebur tidak ada yang tertinggal sedikitpun.

Gempa bumi tujuh kali sehari, sehingga membuat susahnya manusia. Tanahpun menganga. Muncullah brekasakan yang menyeret manusia ke dalam tanah. Manusia-manusia mengaduh di sana-sini, banyak yang sakit. Penyakitpun rupa-rupa. Banyak yang tidak dapat sembuh. Kebanyakan mereka meninggal dunia.

Demikianlah kata-kata Sabda Palon yang segera menghilang sebentar tidak tampak lagi dirinya. Kembali ke alamnya. Prabu Brawijaya tertegun sejenak. Sama sekali tidak dapat berbicara. Hatinya kecewa sekali dan merasa salah. Namun bagaimana lagi, segala itu sudah menjadi kodrat yang tidak mungkin diubahnya lagi.

Semua peristiwa alam yang terjadi adalah merupakan peristiwa gaib, karena semua terjadi karena kehendak Yang Maha Gaib, Allah Azza wa Jalla. Sehingga tidak dapat dilawan dengan kesombongan akal pikiran. Solusi atau jawaban tentang apa yang terjadi pada bangsa ini sebenarnya telah ada di dalam misteri bait-bait Ramalan Joyoboyo, R.Ng. Ronggowarsito maupun Sabdo Palon. Kebenaran selalu saja tersembunyi.

 Di dalam ramalan R.Ng. Ronggowarsito menyiratkan bahwa Satria VI (Satriyo Boyong Pambukaning Gapura) harus menemukan dan bersinergi dengan seorang spiritualis sejati satria piningit (tersembunyi) agar
kepemimpinannya selamat.

Dari ucapan Sabdo Palon dalam ramalan Sabdo Palon tersirat bahwa dengan fenomena alam yang digambarkan (seperti yang terjadi saat ini) menandakan bahwa Sabdo Palon beserta momongan (asuhan) nya
telah datang untuk mem-Budi Pekertikan bangsa ini (secara rinci terdapat di dalam Serat Darmogandul). Sabdo Palon secara hakekat adalah Semar. (dari berbagai sumber)

Wallahu A'lam

Kutukan Yang Besar 1

Ramalan Sabdo Palon Menetapi sumpah Sabdo Palon dan Naya Genggong


Ki semar, Petruk , Gareng dan Bagong BLAAAR…!.

”Sang Prabu diaturi ngyêktosi, ing besuk yen ana wong Jawa ajênêng tuwa, agêgaman kawruh, iya iku sing diêmong Sabdapalon, wong jawan arêp diwulang wêruha marang bênêr luput.”

”Sang Prabu diminta memahami, suatu saat nanti kalau ada orang Jawa menggunakan nama tua (sepuh), berpegang pada kawruh Jawa, yaitulah yang diasuh oleh Sabda Palon, orang Jawan (yang telah kehilangan Jawa-nya) akan diajarkan agar bisa melihat benar salahnya.”

Semeru kembali terbatuk, riaknya begitu kental. Sabda Palon menjawab kasar: “Hamba tak mau masuk Islam Sang Prabu, sebab saya ini raja serta pembesar Dang Hyang se tanah Jawa. Saya ini yang membantu anak cucu serta para raja di tanah jawa. Sudah digariskan kita harus berpisah.

Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Islam dengan Kawruh Budi, saya sebar seluruh tanah Jawa.

Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin setan dan lain-lainnya. Belum legalah hati saya bila belum saya hancur leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya. Lahar tersebut mengalir ke Barat Daya. Baunya tidak sedap. Itulah pertanda kalau saya datang. Sudah mulai menyebarkan agama Kawruh Budi. Kelak Merapi akan bergelegar. Itu sudah menjadi takdir Hyang Widhi bahwa segalanya harus bergantian. Tidak dapat bila diubah lagi.

Kelak waktunya paling sengsara di tanah Jawa ini pada tahun: Lawon Sapta Ngesthi Aji. Umpama seorang menyeberang sungai sudah datang di tengah-tengah. Tiba-tiba sungainya banjir besar, dalamnya menghanyutkan manusia sehingga banyak yang meninggal dunia.

Seketika Nusantara dalam kesedihan..

Perguliran rahsa , diantara wingit dupa dan kemenyan, Geriapnya bersama bumi, gempa tsunami dan hancurnya jembatan-jembatan

“ Aku telah datang..!”, Teriakan Ki Sabdo Palon dan Naya Genggong

Maka Sang koruptor blingsatan, penipu, perampok , dan cecurut negri , Melarikan diri saking takutnya, kepalanya di taruknya di kaki , Tiada rupa namun melempar manusia laknat sebagai santapan Jin , Syetan dan Para danyang “Nusantara harus di cuci, bersih tiada daki”. Katanya tanpa ekspresi

Di ufuk tanpa cahaya, gelap, sinarnya tak menembus dahan mahoni

(Pasukan danyang merambah menaiki debu vulkanik yang tersebar ke seantero negeri, mengintai manusia manusia yang tak ber-budi, membongkar kebusukan lintasan hati para Petinggi Negeri)

“Maka lihatlah , di tahun ini , tahun 2012, bagaimana kejadiannya nanti , adalah tahun Lawon Sapta Ngesthi Aji “. Teriakannya tak terkendali

Langit kelap kelip, bumi gonjang ganjing, awan panas membakar , dan petir menggelegar, menyaput melingkupi Nusantara , Nafas terengah, berteriak tak bersuara, serasa sakit menikam jantung. “Maka diamlah wahai Semeru ! Akulah “Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu” tidak lain dan tidak bukan adalah Sabdo Palon, yang sejatinya adalah Dang Hyang Nirartha/ Mpu Dwijendra/ Pedanda Sakti Wawu Rawuh/ aliasTuan Semeru. “

“Aku datang ke tempatmu, mengasuh anakku, menikahkan anakku, orang Jawa yang menggunakan nama tua (sepuh), berpegang pada kawruh Jawa, dialah sejatinya aku, anakku Bandoro Raden Aryo , menikahnya tepat berada di kakimu”

Seperti memahami, matahari matanya gemerlap, Seperti bintang hatinya berpendar, langit tak membulat, karena ronanya, terhisap batuknya semeru , Meringkih kaki kaki nya, lereng arjuna tersaput debu, diantara hutan lali jiwo, para danyang demit dan baladewa Berkata suka menisbahkan dahaganya, Mengibas awan serasa pergi, tidak perlu menunggu pagi, Bergegas kesana kami semua lari, ketika Semeru memutahkan laharnya lagi, Memasuki perubahan jaman, menetapi, Bersama Ki Sabdo Palon dan Naya Genggong yang menjadi wali dan saksi

Karena begitulah prasyarat leluhur tanah Jawa ini.

Persaksikanlah..!

Mencari Jalan Allah Melalui Sunah Rasulullah

Jika anda ingin dapat melakukan ibadah dan pengabdian secara khusu’ dan istiqamah maka jalankanlah semua apa yang telah diperintah oleh Allah dan dijalani oleh Rasulullah, bukan sekedar sholat khusu’ dan atau melakukan wirid ditengah kegelapan malam sendirian. mengadakan pertalian ruhani antara seorang shaliq dengan guru mursyidnya sampai dengan kepada Maha Guru Agung yaitu Rasulullah SAW. Pertalian ruhaniah dalam arti sambung rasa dan kebersamaan dalam ibadah untuk mencapai pendekatan atau taqorrub kepada Allah Suhanahu Wata'ala.

Puncak pelaksanaan dari menjalan kepada Allah menjadikan seorang pesuluk berada dalam kebersamaan yang hakiki secara ruhaniah dengan guru melalui ilmu pengetahuan , dan kemudian menjalankan apa - apa yang telah Rasulullah kerjakan akan membawa kita kepada pencapaian akhir kepada ma'rifatullah.

Jika jalan ibadah dilaksanakan tanpa tawasul, dalam arti tanpa mendapatkan bimbingan guru-guru mursyid secara ruhaniah, maka dihawatirkan ibadah tersebut malah dibimbing setan. Akibatnya setan akan membelokkan arah tujuan ibadah tersebut, hal mana yang disinyalir oleh sebuah ungkapan; “Barangsiapa beramal tanpa guru maka gurunya adalah setan”. Dengan ibadah seperti itu, bukannya mendekatkan diri kepada Allah tetapi malah menjauhkan dari-Nya.

Mencari Allah bukanlah dilangit dan dibumi, bukanlah Allah dicari di Utara atau di Selatan atau di Timur atau di Barat, bukanlah dicari dikiri, dikanan, diatas, dibawah, dihadapan, dibelakang, bukan, bukan, bukan! Sekali lagi, bukan! 

Kita tidak disuruh untuk mencari Allaah Subhanahu Wata'ala dan melihat wujud Nya , karena sekali - kali kita tidak akan sanggup melihat-Nya, sebagaimana diterangkan dalam Al Quran diwaktu Nabiyullah Musa Alaihis Salam ingin sekali melihat wujud Allaah Subhanahu Wata'ala :

Dan tatkala Musa datang untuk munajat dengan Kami pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah diri Engkau kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau." Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya sebagai sediakala niscaya kamu dapat melihat-Ku." Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman." Al A'raaf : 31

Adapun yang bisa kita lakukan adalah mencari tanda - tanda kekuasaan Allaah Subhanahu Wata'ala yang ada dilangit dan dibumi serta yang ada pada diri kita sendiri, sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran yang mengajak kita supaya kita melihat kedalam diri kita sendiri seperti didalam Firman - Nya, bermaksud :

di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang yakin. dan juga pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? Adz Dzaariyaat : 20 - 21

Tentunya hal tersebut harus terlebih dahulu dilakukan dengan penyujian jiwa (mata, telinga, hati) agar bersih daripada sifat-sifat kejahatan dapatlah kita melihat kepada diri kita dan disekeliling kita, sehingga kita mendapat cermin untuk melihat Tanda - Tanda Kekuasaan Allah Zat yang Maha Esa. Sebaliknya, jika JIWA kita itu Kotor / Buta / Berkarat / Berpenyakit / Bernajis , kita tidak mempunyai cermin untuk melihat Tanda - Tanda Kekuasaan Allah.

Hati yang diisi dengan mengingati Allah, seolah-olah rumah Allah, hati yang lupa / lalai kepada Allah adalah rumah Syaitan / Iblis dan segala niat jahatnya. (Bersambung Insya Allah) 

Wallahu A'lam

Mendustakan Al Quran

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak pula mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum.

Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.

Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut api neraka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim,

dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.


Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran." Dan diserukan kepada mereka: "ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan."

Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada Penghuni-penghuni neraka dengan mengatakan: "Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa azab yang Tuhan kamu menjanjikannya kepadamu?"

Mereka penduduk neraka menjawab: "Betul."

Kemudian seorang penyeru malaikat mengumumkan di antara kedua golongan itu: "Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim, yaitu orang-orang yang menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat."

AL 'ARAAF (TEMPAT TERTINGGI)

Stress Dan Cara Mengakhirinya

Anda bebas stres karena anda berfokus pada saat sekarang, di sini dan sekarang. 

Dalam beberapa detik atau menit waktu yang anda luangkan dalam rangka membaca artikel ini, kehidupan anda telah berubah dan anda benar-benar bebas stres, (jika Allaah Menghendaki)

Sekarang anda tahu cara untuk mengakhiri stres, dengan tetap terfokus pada saat sekarang. Bila Anda tinggal di saat saat ini, stres adalah tempat yang akan ditemukan. Tapi ketika Anda berpikir tentang masa lalu atau memprediksi masa depan, Anda membuka pintu terhadap stres. Itu juga di mana Anda akan menemukan kemarahan, kesedihan dan ketakutan.

Apakah Anda pernah membayangkan sebuah solusi sederhana untuk hidup sepenuhnya bebas stres? Jika Anda percaya padaku, bahwa ini adalah kunci untuk mengakhiri stres Anda, maka anda harus terfokus sekarang. karena jika anda meragukan keberhasilan cara untuk mengakhiri stres ini, maka segeralah tinggalkan catatan ini.

Orang sering menyalahkan stres mereka pada hubungan, pekerjaan, keuangan dan pengalaman buruk, untuk beberapa nama. Orang-orang atau keadaan yang sebenarnya tidak menyebabkan stress , jika anda merasakan stress hal itu disebabkan oleh reaksi anda terhadap orang atau keadaan.

Apakah Anda ingat ketika Anda masih anak, bebas stres dan bahagia? Anda bebas stres dan bahagia, bukan?

Jika Anda berpikir tentang semua cara untuk bebas dari stresa dan bahagia, itulah alasan mengapa anda tinggal di sini dan sekarang.

Stres bukan bagian dari hidup saya. Tidak harus menjadi bagian dari kehidupan anda atau siapa pun. Anda tidak memulai hidup Anda seperti itu, kan? Stres dapat benar-benar berakhir. Tinggallah bersamaku, di sini di saat sekarang, dan saya akan memberitahu Anda bagaimana. Tapi pertama, luangkan waktu untuk menikmati saat ini. Ambil napas dalam-dalam dan biarkan keluar perlahan-lahan, karena anda mungkin mengalami stress.

Anda tidak perlu melakukan apapun untuk mencapainya.

Anda khawatir tentang masa depan dan memikirkan masa lalu, bukan? Jadi tantangan yang akan melatih pikiran Anda untuk tinggal di sini dan sekarang. Untungnya, pikiran kita mudah untuk melatih dengan metode dengan mudah mengerti. Anda dapat mulai di sini, sekarang. Apakah Anda siap untuk mengakhiri stres Anda?

Mulailah dengan memberikan perhatian lebih pada perhatian anda. Konsentrasi pada apa yang anda lakukan dan menyadari jika pikiran Anda mulai melayang. Setiap kali Anda mendapatkan pikiran yang tidak diinginkan dari masa lalu atau masa depan, kemudian membawa perhatian anda kembali kepada apa yang anda lakukan pada saat itu maka bersabarlah dengan diri sendiri.

Ini adalah tiga langkah mudah : perhatikan, akui dan biarkan saja.

Ketika Anda melakukan ini dalam setiap langkah dalam kehidupan anda, anda akan terlepas dari stress .......

Masih bingung ......? ulangi dan baca sekali lagi dengan teliti.

Rumah di Surga

Dari jarak beberapa ribu tahun, konsep luar biasa banyak diperkenalkan dan digambarkan meskipun kita tidak bisa membayangkan tentang sebuah rumah di syurga, sebuah harapan kehidupan yang terasa dekat dan tidak pernah terasa jauh , Sebab kita tahu, bahwa jika tenda duniawi kita hancur,  kita akan memiliki bangunan dari Allah, sebuah rumah yang bukan buatan tangan akan tetapi abadi di langit.

Beberapa mungkin berpikir itu membuang-buang waktu untuk membuat sebuah penggambaran yang mewakili langit, sebenarnya, jika kita menghabiskan seluruh waktu melakukan sisi keabadian, kita masih tidak bisa melakukan sekarang untuk itu. karena syurga adalah sesuatu yang terlalu luar biasa dan terlalu tak terbayangkan serta terlalu bagus untuk kita angankan bagi setiap pencari surga.

Tentu saja, kehadiran, hukuman dan kuasa dosa akan dihapuskan, digantikan oleh berkat, kehadiran dan kuasa TUHAN. Sampai saat sekarang kita tahu, dari sejarah, apa yang telah terjadi. Masa depan menyediakan kita ada kepastian seperti itu. Masa depan meluas melewati ranah waktu ke dalam kekekalan, tidak satupun dari kita dapat mengetahui seberapa baik surga.

Bukanlah tujuan utama jika kita menikmati hidup kita di sini,  karena ada kehidupan yang lebih indah dan dan nikmati di sana. dan untuk itu kita harus tidak takut untuk meninggalkan apa yang hars kita tinggalkan di kehidupan dunia ini. dan menukarnya dengan kondisi kehidupan yang mewah dan tidak terkira di sisi-Nya.

Wallahu A'lam

Tanda Tanda Kehancuran Bumi Secara Besar - Besaran

Tanda Awal Kehancuran Bumi Secara Besar - Besaran seperti yang terjadi pada umat terdahulu pada dasarnya sudah terjadi dan sudah dimulai dalam beberapa tahun belakangan. Para ilmuwan berspekulasi mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot, dapat kita amati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.(al ayat)

Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab. Kedengarannya menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya bumi terbatas. Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir dalam kehancuran. (al ayat)

Seiring dengan majunya zaman dan bertambahnya usia dari bumi ini, bumi ini sudah tidak dapat di kategorikan kedalam planet yang masih sehat, penyebabnya dirasakan oleh beberapa faktor yang menjadi penentu yang merubah status bumi menjadi tidak sehat. Studi terbaru memperkirakan bahwa perairan Arktik bisa meleleh dan bebas dari es pada musim panas minimal 30 tahun lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Melelehnya es di Kutub Utara ini bisa memperkuat kecenderungan pemanasan global dan membahayakan penghuni Kutub Utara sendiri, dari manusia hingga beruang kutub.

Lapisan ozon melindungi penghuni bumi dengan menyerap sinar ultraviolet berbahaya. Tapi banyaknya penggunaan bahan kimia dan polutan dapat membuat lubang besar di lapisan ozon. Dibutuhkan waktu hingga puluhan tahun untuk dapat memulihkan lapisan ozon seperti semula.Zona laut mati adalah kantong laut yang mana oksigen habis sehingga banyak ikan, kerang dan spesien lain yang tidak dapat bertahan hidup, seperti terdapat di Teluk Meksiko. Zona ini terbentuk ketika pupuk tercecer dari sungai dan membuat banyak alga (tumbuhan laut yang memproduksi oksigen) mati dan membusuk.

Terumbu karang adalah habitat laut yang penting bagi kebanyakan spesies laut. Tapi beberapa dekade terakhir, banyak terumbu karang yang mengalami krisis karena adanya penangkapan ikan yang berlebihan, polusi laut, penyakit, pemanasan dan pengasaman air laut. Perairan samudera menjadi lebih asam karena menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Artinya, semakin banyak polusi udara, makin asam air laut.

Penebangan hutan Kawasan hujan, khususnya hutan hujan merupakan bidang utama keanekaragaman hayati, hutan juga menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Tapi laju penebangan hutan secara global bisa mencapai sekitar 32 juta hektar per tahun. Selain itu, kekeringan yang disebabkan oleh pemanasan global dapat memperburuk situasi hutan di beberapa daerah.

Dua per tiga dari planet bumi ditutupi dengan permukaan air. Bila air tercemar, tentu saja dapat menyebabkan makhluk hidup di bumi tidak bisa hidup. Dampak pemanasan global juga mengubah pola ketersediaan air untuk minum dan pertanian.

Karbon dioksida dan gas penangkap panas lainnya adalah polutan yang dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca. Banyaknya gas buangan pabrik dan kendaraan akan memperbanyak jumlah emisi gas rumah kaca ini.

Hewan terancam punah Ketika habitatnya berubah dan terancam, hewan-hewan yang ada di dalamnya juga mendapat tekanan. Daftar Merah 2008 dari spesies langka yang diterbitkan oleh World Conservation Union mengidentifikasikan hampir 45.000 spesies yang terancam punah.

Pesatnya laju pertumbuhan penduduk Pada tahun 2007, populasi dunia melebihi 6 miliar. Tahun itu juga menandai pertama kalinya dalam sejarah lebih banyak orang tinggal di perkotaan daripada daerah pedesaan. Enam miliar penduduk ini terus bersaing untuk mempertahankan hidup dengan sumber daya alam yang sebenarnya terbatas, seperti air, makanan dan bahan bakar.

Kehidupan bumi dalam hal baik dan buruk tergantung dari apa yang dilakukan oleh manusia itu sendiri yang tinggal di dadalmnya, mengelolah bumi seharusnya sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai khalifah-Nya dimuka bumi ini. pada akhirnya bumi ini akan musnah juga , jadi jangan jerumuskan diri kita sendiri kedalam kehancuran sebelum tiba waktunya. (al ayat)

Wallahu A'lam

Melecehkan Nabi Muhammad Penulis Ditangkap

Kuala Lumpur: Malaysia menangkap Hamza Kashgari, warga Arab Saudi yang melecehkan Nabi Muhammad SAW. Media ZeeNews, Jumat (10/2), mewartakan, ia dibekuk saat tiba di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu lalu. Kashgari melarikan diri dari negaranya.

Kashgari adalah jurnalis yang dituduh menghina Nabi Muhammad SAW lewat akun Twitter miliknya. Seperti dimuat dalam laman ddhongkong.org, Kashgari men-tweet, "Pada hari ulang tahun Anda (maksudnya Nabi Muhammad SAW), saya tidak harus memberikan hormat kepada Anda. Saya tidak akan mencium tangan Anda. Sebaliknya, saya hanya akan menjabat tangan Anda sebagaimana saya bersalaman dengan orang yang setara dengan saya, dan tersenyum pada Anda ketika Anda tersenyum pada saya. Saya akan berbicara kepada Anda sebagai teman, tidak lebih."

Kontan, tulisan Kashgari itu memicu kegemparan di negaranya karena dianggap menyerang Nabi Muhammad SAW. Beberapa media Arab Saudi melaporkan, negaranya akan melakukan tindakan bahkan mengadili Kashgari. Kemungkinan besar, Kashgari akan dikembalikan ke negaranya.

Sumber : Liputan6.com,